BLOGHANTU

Anak Bagong Mau Lewat

21 Aug 2009 - 09:00 WIB

“Numpang-numpang anak bagong mau lewat…!” kata salah seorang pemuda ganteng yang melintasi jalan gelap dengan sebuah pohon beringin bertengger di depan sebuah rumah besar yang dibangun pada zaman Kumpeni Belanda. Itulah Rumah Hantu.

“Je ilee! Itu anak bagong ganteng amat!” celetuk Joker yang hari-hari santainya selalu dilewatkan dengan nangkring di pohon yang besar, rindang, dan nyaman. Namanya juga Joker : ngejogrog di pohon angker.

“Husyh! kamu itu iseng banget sih! biarin aja itu orang mau ngomong anak siapa kek dia? urusan banget!” Sela Kunti yang juga sedang melepas lelah di pohonnya Joker.

“Bukannya gitu, Kun… Lagian, kasian banget dia nggak ngakuin bapaknya sendiri. Malah Bagong yang diakuinya. Emang Bagong punya anak, Kun?”

“Tak taulah aku. Aku nggak pernah belajar pewayangan!”

“Kenapa ya, manusia itu kadang bego. Mereka mau-maunya percaya sama mitos kalo melewati tempat tertentu harus pamitan sama penunggu tempat itu… ya kayak pemuda ganteng itu tadi! Padahal mereka punya agama yang lebih rasional dalam menghadapi makhluk halus macam kita-kita ini. Mereka punya doa dan penangkal. Eh, malah lebih percaya sama mitos!”

“Tak taulah aku. malas ah bahas begituan! Mending kita bahas tentang hubunganku dengan Japra yang nggak pernah jelas. Tolong comblangin aku dong, Joker!” Kunti memelas.

“Ah kamu… Japra itu kayaknya lagi kesengsem sama dua cewek. yang pertama kamu taulah, si Melly. yang satunya lagi perempuan berkacamata!”

“Duuuuh kamu ini. Bukannya membantu hubunganku yang nggak jelas, malah bikin aku jeles!!!” Kunti ngambek.

Tiba-tiba ada lagi manusia yang tiba-tiba mendekati pohon beringinnya Joker. Ia kelihatan terburu-buru… dan langung ngomong, “Numpang-numpang anak ayam numpang kencing!”

Melihat sebuah benda kecil mengucurkan air hangat di bawah pohon beringin, kontan saja Joker ngamuk, “Hooooi! Jangan kencing sembarangan luh! Mending lu ke Pom Bensin ada toiletnya! Jorok lu ah!!”

Mendengar suara tanpa wujud, sang lelaki itu langsung ngacir. Celananya basah karena benda tumpul itu memuncratkan air kemana-mana.


TAGS   mitos / anak bagong /


Author

cuma hantu, tak lebih

Recent Post

Recent Comments

Archive