BLOGHANTU

Kereta Hantu

29 Mar 2016 - 10:21 WIB

Pernah tahu tentang kisah Kereta Hantu, yang jalan sendiri dari Stasiun Bogor hingga Stasiun Manggarai?

Saat itu banyak orang yang membicarakannya. Bahkan ada dua film bioskop yang membuat film tentang Kereta Hantu Manggarai. Yach, aku sih hanya sekadar ingin mengungkapkan bagaimana pendapatku sebagai Hantu. Memang saat itu para petugas Kereta Api menyatakan bahwa mereka tahu namun mereka tak mengoperasikan menggelindingnya Kereta Hantu itu. Lalu bagaimana kenyataannya?

Bro and Sist! Sebenarnya KRL yang jalan sendiri itu bukan Kereta Hantu. Itu kereta normal yang kebetulan lagi bernasib gak normal. Itu hanya insiden dari beberapa teman saya, para hantu pemula yang lagi training. Training maksudnya latihan gitu, bukan pake celana trening.

Saat itu sedang ada lowongan menjadi masinis buat Kereta Hantu Beneran. Nah, masalahnya, mereka tak bisa memakai Kereta hantu beneran itu buat latihan. Akhirnya mereka pakai deh KRL beneran untuk latihan. Para hantu pemula itu sudah diamankan oleh para pengawas hantu jawatan Bogor. Mereka sudah dihukum karena kecerobohannya menggunakan fasilitas publik untuk urusan hantu. Tapi kalau Anda benar-benar mau tahu, yach, sebenarnya ada Kereta Hantu. Tapi tak semua orang bisa melihat. Lha, kan itu hanya dipakai di dunia hantu ajah.

Stasiun yang menjadi perhentian Kereta Hantu juga khusus, tidak di semua Stasiun. Kereta Pertama biasanya berangkat dari Stasiun Kota, mampir di Cipinang, lalu berhenti di Bekasi. Kereta Kedua juga dari Stasiun Kota, mampir di Manggarai, Kalibata, Kampus UI, Bojong, dan langsung ke Stasiun Bogor. Manusia tidak bisa menaikinya, kecuali yang lagi bernasib sial. Tapi dari sekian kasus, biasanya manusia yang sial itu naiknya hanya dari stasiun mampiran. Paling banyak kasus adalah di Stasiun Kalibata.

Pernah suatu ketika ada seorang lelaki yang frustasi menunggu kereta pas magrib di Stasiun Kalibata. Saat itu memang Kereta Hantu sedang pas beroperasi. Eh, itu lelaki melihat kedatangan Kereta dan langsung naik. Di dalam gerbong ia langsung duduk termenung memikirkan nasibnya yang baru saja di PHK baik oleh perusahaan maupun oleh pacarnya. Lelaki itu sesekali melihat suasana di gerbong yang banyak para hantu memperhatikannya. Saat itu aku, Haker (Hantu Keren - bukan Hantu Kereta! Plz!) mendekatinya.

“Mau kemana, bro?” tanyaku.

“Tau!” jawab lelaki itu tetap merunduk tanpa memperhatikan aku, Haker, Hantu Keren. Bukan Hantu Kereta, Plz!

“Koq gak tau? Memang lu mau kemana? Tiketlu mana?” tanyaku sopan

“Halah! Tiket? Zaman sekarang naik kereta pake kartu mas. Tinggal nempelin di pintu masuk stasiun. Lu ngarang aja! Lu pikir masih kayak zaman Suharto, tiket masih harus diceklekin pake bolongator! Lagian kalo gue mau sih, nggak pake tiket atau ngetap juga bisa naik gratis! Ini kan kereta rakyat! biayanya operasionalnya pake pajak rakyat!” ia membela diri.

“Gak gitu, juga bro! lu pikir ini kereta babe lu. ini bukan commuterline yang kayak biasa lu naekin. Bagimanapun lu mesti beli tiket. Lagian harganya gak seberapa. Lebih murah dari soft drink yang biasa lu minum!” saranku

“Ah Belagu Luh!” Lelaki itu marah dan langsung memelototi Haker. Tapi lama-lama ia baru sadar kalo wajah Haker gak seperti namanya alias nggak keren. Sumpah. Haker tuh tampangye jelek abis. Apalagi dia memperhatikan hantu-hantu lain yang sedari tadi menonton perbincangan kami.

“Hihihihiiii…..” aku tertawa melihat lelaki itu baru sadar kalau ia berada pada waktu dan tempat yang salah!

“ma…ma…. maa… maaa…. mantuuuuuuu………..!” Lelaki itu panik dan makin merunduk, menyembunyikan kepalanya pada kedua lututnya.

Aku turunkan dia di pinggir rel dalam keadaan selamat. Ini bukti, bahwa tidak ada hantu yang jailnya sampai kelewatan, sampai mematikan manusia. Tak ada itu! Itu sudah merupakan garis yang ditentukan Alam, bahwa dunia kami berbeda. Kami bisa saja bertemu saat bersliweran, tapi kami tak mungkin bisa menyakiti manusia secara fisik!

“Tapi di Tipi bisa, Ker?!” Protes Hantu Japra.

“Lah, elu jangan percaya sama tontonan hantu di Tivi. Namanya juga orang cari duit. Ape juga dilakuin biar laku.”

df


TAGS   hantu kereta / kereta hantu / haker / bloghantu /


Author

cuma hantu, tak lebih

Recent Post

Recent Comments

Archive