BLOGHANTU

  • pengakuan /
    5 Sep 2009

    Teluh Tradisi Pengecut

    “Ada korban teluh!” bisik Joker kepada Haker “Apa isinya?” “Biasa, jarum dan rambut!” “Hm… kapan ya isinya DVD Player atau kompor gas? Aku lagi butuh dua barang itu buat nonton sambil ngopi di rumah hantu…” balas Haker nggak serius. “Kemarin perempuan itu diperiksa sama orang pinter. Ternyata isinya cuma jarum dan rambut. Katanya sih, yang neluh mantan pacarnya!” “Halah, hari gini masih pake begituan! Masih ada aja orang yang berprinsip cinta ditolak, dukun bertindak!” Haker kesal. “Habis gimana lagi, lha dukunnya juga masih buka praktik. Masyarakat juga masih banyak yang percaya sama solusi wireless jadul kek gitu!” “Susah juga, Ker! Selama ghostmaster masih membuka kontrak d
  • kisah kami /
    26 Aug 2009

    Peluang Bisnis di Rumah Hantu

    Suatu ketika, datang seorang blogger ke Rumah Hantu. Ia mempertanyakan kenapa hantu-hantu perempuan itu rata-rata berrambut panjang dan tak terurus. “Nggak modis!” Kata Liza sang tamu dari Aceh. “Wah, bener tuh. Mending kamu buka Salon aja di Rumah Hantu!” Sambut Haker kepada dua hantu perempuan yang ikut menerima kehadiran Liza, Kunti dan Si Manis Jembatan Tol yang dijuluki sang Hantu Perayu. “Wah, kalo aku kan sudah repot dengan pekerjaanku di rumah Mbak Ella.” Jawab Kunti. “Ya udah, kalo gitu, biar aku aja deh yang buka. Hitung-hitung cari tambahan penghasilan. Lagian, bosen juga merayu cowok-cowok. Apalagi di zaman krisis moneter, mereka banyak yang bokek!” Sambut si Manis. “Nah bagus tuh. Kalau tak ada modal, kamu buat propos
  • kisah kami /
    25 Aug 2009

    Teknologi Wireless Ghostmaster

    Dalam acara pelatihan blog di Rumah Hantu kemarin, ada satu diskusi dari pertanyaan peserta yang mengundang decak instruktur. Pertanyaan itu dilontarkan oleh Caspersky, tuyul yang bersemangat mengubah profesinya dari pencuri menjadi blogger monetizer. Caspersky bertanya kepada sang instruktur, “Kenapa lektop om bisa online tapi gak pakai kabel?” Sementara di Rumah Hantu, Caspersky bisa online via kabel (LAN). Sang instruktur menjelaskan tentang teknologi wifi yang include dalam laptopnya. “Teknologi wireless (tanpa kabel) bisa lebih memudahkan kita dalam mengirim dan menerima informasi, selama ada hotspot!” Jelas sang instruktur. Iapun menjelaskan lebih rinci tentang perkembangan teknologi tanpa kabel itu. Ketika Sang Instruktur menjelaskan, ada yang nyeletuk, &#
  • kisah kami /
    23 Aug 2009

    Cara Sukses Lelaki Ndableg

    Haker dan Joker sedang kelayapan. Mereka melintasi sebuah lembah dimana banyak orang-orang antri melakukan “ikhtiar” pesugihan buat kesuksesan hidupnya. Terlihat dari kejauhan dua orang lelaki agak ketakutan menghampiri sebuah kuburan tua yang konon dapat memberikan berkah. Melihat tampang keduanya yang rada bego, munculah inisiatif isengnya Haker. “Kita ke kuburan itu, Yuk!” Ajak Haker kepada Joker yang langsung melesat menyusul Haker menuju kuburan tua. “Ngapain, Ker?” Tanya Joker kepada Haker, ketika mereka sudah di atas kuburan yang dibangun layaknya pos ronda. “Lihat aja. Aku mau nyamar jadi Ghostmaster! Biasanya mereka minta sesuatu sama Ghostmaster…” “Ah kau Ker! Nanti kalau ketauan Ghostmaster, dilaknat kau dengan k
  • pengakuan /
    21 Aug 2009

    Anak Bagong Mau Lewat

    “Numpang-numpang anak bagong mau lewat…!” kata salah seorang pemuda ganteng yang melintasi jalan gelap dengan sebuah pohon beringin bertengger di depan sebuah rumah besar yang dibangun pada zaman Kumpeni Belanda. Itulah Rumah Hantu. “Je ilee! Itu anak bagong ganteng amat!” celetuk Joker yang hari-hari santainya selalu dilewatkan dengan nangkring di pohon yang besar, rindang, dan nyaman. Namanya juga Joker : ngejogrog di pohon angker. “Husyh! kamu itu iseng banget sih! biarin aja itu orang mau ngomong anak siapa kek dia? urusan banget!” Sela Kunti yang juga sedang melepas lelah di pohonnya Joker. “Bukannya gitu, Kun… Lagian, kasian banget dia nggak ngakuin bapaknya sendiri. Malah Bagong yang diakuinya. Emang Bagong punya anak, Kun?
  • kisah kami /
    20 Aug 2009

    LBH di Rumah Hantu

    Kasus Caspersky hanyalah satu pemicu dibentuknya LBH, Lembaga Bantuan Hantu. Haker, Joker, dan Japra memasang Plang LBH di tembok Rumah Hantu. LBH dibentuk untuk mengadvokasi para hantu yang mendapatkan perlakuan semena-mena. Perlakuan semena-mena terhadap hantu bisa dilakukan oleh siapa saja, baik oleh manusia maupun oleh kalangan hantu sendiri. “Bukankah lembaga seperti ini sudah pernah dibentuk, Ker?” ingat Japra. “Ya, tapi dulu itu kan gak jalan. Berada dalam hegemoni kekuasaan Ghostmaster.” Kenang Haker. “Iya ya. sepertinya dari dulu jika kita bikin lembaga independent, selalu saja dicurigai oleh regim Ghostmaster!” umpat Japra “Tapi sekarang tidak lagi, Pra. Sekarang ini sudah era informasi. Apapun yang terjadi di dunia kita ini, amat
  • kisah kami /
    18 Aug 2009

    Hantu di Warung Kopi 17

    Akhirnya kesampaian juga ikut kopdar bareng dblogger di Warung Kopi 17 Jalan Bangka Raya. Itu tempat memang asyik untuk ngumpul. Desain interior, vintage, musik pengiring, waitress yang cantik, ruang-ruang yang classic dan natural, dan terutama toilet! Tempat yang aku (Haker) dan Japra sukai karena dari situlah kami datang. Kami datang agak terlambat. Kereta Hantu yang biasanya lancar, kini tersendat jalurnya. Dari Bogor menuju Jakarta sekarang ada 3 jenis kereta. Kereta Ekspress Pakuan, Kereta Kelas Ekonomi AC, dan Kereta klasik yang sebelumnya hanya dengan KRL inilah Kereta Hantu berbagi jalur. “Ker, daripada nunggu kereta kita dapat jalur aman yang tidak merugikan manusia, mending kita melesat aja?!” Saran Japra yang sudah bosan menunggu. Ia yakin akan datang terlambat ka

Author

cuma hantu, tak lebih

Recent Post

Recent Comments