BLOGHANTU

  • kisah kami /
    29 Mar 2016

    Kereta Hantu

    Pernah tahu tentang kisah Kereta Hantu, yang jalan sendiri dari Stasiun Bogor hingga Stasiun Manggarai? Saat itu banyak orang yang membicarakannya. Bahkan ada dua film bioskop yang membuat film tentang Kereta Hantu Manggarai. Yach, aku sih hanya sekadar ingin mengungkapkan bagaimana pendapatku sebagai Hantu. Memang saat itu para petugas Kereta Api menyatakan bahwa mereka tahu namun mereka tak mengoperasikan menggelindingnya Kereta Hantu itu. Lalu bagaimana kenyataannya? Bro and Sist! Sebenarnya KRL yang jalan sendiri itu bukan Kereta Hantu. Itu kereta normal yang kebetulan lagi bernasib gak normal. Itu hanya insiden dari beberapa teman saya, para hantu pemula yang lagi training. Training maksudnya latihan gitu, bukan pake celana trening. Saat itu sedang ada lowongan menjadi masinis buat
  • kisah kami /
    15 Jul 2012

    Bloghantu Baru Update

    Hantu Perayu duduk santai sambil mengecat kuku kakinya dengan kutek warna hitam. Di sebelahnya Hantu Pikun masih main PS. Sementara Hantu Joker menunduk di depan Hantu Perayu, memerhatikan kuku kaki teman perempuannya itu. “Kenapa warnanya item?” Tanya Hantu Joker sambil menunjukkan jari telunjuknya di atas kuku Hantu Perayu “Nggak kenapa-napa. Memang lagi suka hitam aja.” Jawab Hantu Perayu tanpa memerhatikan sang penanya “Kan bagusan merah… atau… biru… ah, pink juga bagus!” Hantu Joker mengusul “Warna itu kan bagus cuma di mata. Belum tentu di hati.” “Kenapa begitu?” tanya Hantu Joker “Ah, kau ini tanya-tanya yang gak penting. Sudah pergi sana! Aku mana bisa sih, dirayu sama hantu sepertimu!”
  • kisah kami /
    24 Sep 2011

    Kembalinya si Hantu Pikun

    Base Camp Rumah Hantu tak seberapa ramai. Hanya beberapa manusia saja yang lewat di depannya. Kebanyakan orang lagi pada ngumpul di depan Museum Fatahillah, bersenda-gurau, bersepeda, main catur, pacaran, dan sebagainya. Keramaian di pusat wisata Kota Tua itu membuat Rumah Hantu menjadi semakin sepi malam ini. Di ruang tamu Rumah Hantu, terlihat beberapa hantu penghuninya sedang santai. Hantu Perayu memegang jari kaki Kunti, yang minta tolong diguntingin kukunya. Kunti sendiri duduk di sofa sambil menjahit gaunnya yang sobek. “Tak kamu ganti itu gaun? Sudah lapuk itu!” Sapa Hantu Perayu masih sambil menggunting kuku kaki kunti. “Mana bisa kuganti. Sayang banget aku dengan Gaun ini. Kan gaun ini satu-satunya hadiah yang kudapatkan dari Ki Joko Bego.” “Tapi
  • pengakuan /
    14 Aug 2009

    Mbah Karbol

    Di beranda masjid, duduk beberapa lelaki membentuk lingkaran. Mereka bercengkrama tentang segala hal. Yang seorang menyeruput kopi panasnya. Yang lain menunggu hangat. Lainnya lagi mengepulkan asap rokok kretek tiga zaman. Mereka belum pulang. Padahal pengajian sudah selesai dan ustadz yang mengajarkan merekapun sudah kembali ke rumah. Tapi begitulah, memang mereka senang ngumpul-ngumpul saja. Sebenarnya Haker hanya lewat saja. Tapi setelah tak sengaja mendengar pembicaraan mereka, Hakerpun jadi “nguping” di balik tiang penyangga beranda. Mereka ngomongin hantu! “Wah, kemarin saya dengar istrinya si Parmin kesurupan! Pas ditangani sama mbah Karbol, hantunya marah-marah!” Salah seorang berkisah. Selesai bicara dia selalu menghisap batangan rokoknya. “Apa yan
  • pengakuan /
    13 Aug 2009

    Bertemu 3 dblogger

    Kemarin Haker dan Japra jalan-jalan ke Plangi. Tujuannya sih bukan ke Plangi, tapi ke salah satu sudut di kolong Jembatan Semanggi. Haker dan Japra menengok teman-teman Hantu Pahlawan yang mati di situ saat zaman dulu. Biasa, sebelum pulang, Haker ngajak JJS (jalan-jalan santai) dulu. Sepanjang jalan Haker menyanyikan lagunya Deni Malik, “Sore-sore… kita berjalan-jalan sore-sore….” Dua hantu pujaan hati beberapa dblogger girls itu terkejut melihat seorang perempuan duduk di restoran yang paling tak disukai MT karena cara mengusir pelanggannya kurang etis. Japra melepas kacamata barunya, menguapkan dengan uap dari mulutnya. lalu memakainya lagi. “Mana? Nggak kelihatan? Cuma ijo-ijo gitu?” Clingak-clinguk. “Mana kelihatan! Mestinya lu lap dulu tuh

Author

cuma hantu, tak lebih

Recent Post

Recent Comments