BLOGHANTU

  • kisah kami /
    5 May 2015

    Joker Betah di Istana Bogor

    Hantu Joker rupanya kurang betah tinggal di markas LBH (Lembaga Bantuan Hantu) di Jakarta. Ia seringkali ngedumel tentang suasana Jakarta yang pepohonannya kurang nyaman untuk ditinggali Joker. Ya namanya juga Joker, sukanya ngejogrog di pohon angker. “Kan kamu bisa tinggal di dekat-dekat sini. Ada koq pohon yang cukup rindang dan dingin buat kamu nyantai.” Haker pernah berusul demikian. “Iya, memang ada pohon yang besar, tapi kan aku harus berurusan sama penghuni lamanya. Gak gampang ngusir penghuni lama, bung!” “Ya, gak harus diusirlah. Kan bisa tinggal bareng-bareng, Jok!” “Gak enaklah. Enakan tinggal sendirian. Aku ini hantu, bukan Polisi Pamong Praja, yang senang kumpul-kumpul sama kelompoknya. Aku gak suka main catur, main halma, apa la
  • kisah kami /
    22 Mar 2010

    Senjata Rahasia Intel

    Japra melamun sendirian, karena kalau melamun berduaan, apalagi bareng Joker, bisa kacau. Sesekali ia melepas kacamatanya, mengusap kacanya dengan ujung kain putih yang selalu dikenakan saat ingin terbang. Japra suka sekali terbang meski ia tak bersayap. Setelah menilai kacamatanya jernih, kembali ia pasang di atas batang hidungnya yang kurang mancung. “Kenape lu ngelamun aje dari tadi?” Joker membuyarkan lamunan “Tak apa. Cuma sedang memikirkan, kenapa Hantu Pikun tak kelihatan selama 2 hari ini.” Japra kembali melepas kacamatanya, kali ini ia berikan cairan pengilap dari mulutnya “hah… hah”… lalu dilap lagi. “emang ada urusan ape lu? Tumben-tumbenan nanyain si Pikun. Biasanye cuek aje lu.” Joker menelentangkan badannya di
  • kisah kami /
    23 Aug 2009

    Cara Sukses Lelaki Ndableg

    Haker dan Joker sedang kelayapan. Mereka melintasi sebuah lembah dimana banyak orang-orang antri melakukan “ikhtiar” pesugihan buat kesuksesan hidupnya. Terlihat dari kejauhan dua orang lelaki agak ketakutan menghampiri sebuah kuburan tua yang konon dapat memberikan berkah. Melihat tampang keduanya yang rada bego, munculah inisiatif isengnya Haker. “Kita ke kuburan itu, Yuk!” Ajak Haker kepada Joker yang langsung melesat menyusul Haker menuju kuburan tua. “Ngapain, Ker?” Tanya Joker kepada Haker, ketika mereka sudah di atas kuburan yang dibangun layaknya pos ronda. “Lihat aja. Aku mau nyamar jadi Ghostmaster! Biasanya mereka minta sesuatu sama Ghostmaster…” “Ah kau Ker! Nanti kalau ketauan Ghostmaster, dilaknat kau dengan k
  • pengakuan /
    14 Aug 2009

    Mbah Karbol

    Di beranda masjid, duduk beberapa lelaki membentuk lingkaran. Mereka bercengkrama tentang segala hal. Yang seorang menyeruput kopi panasnya. Yang lain menunggu hangat. Lainnya lagi mengepulkan asap rokok kretek tiga zaman. Mereka belum pulang. Padahal pengajian sudah selesai dan ustadz yang mengajarkan merekapun sudah kembali ke rumah. Tapi begitulah, memang mereka senang ngumpul-ngumpul saja. Sebenarnya Haker hanya lewat saja. Tapi setelah tak sengaja mendengar pembicaraan mereka, Hakerpun jadi “nguping” di balik tiang penyangga beranda. Mereka ngomongin hantu! “Wah, kemarin saya dengar istrinya si Parmin kesurupan! Pas ditangani sama mbah Karbol, hantunya marah-marah!” Salah seorang berkisah. Selesai bicara dia selalu menghisap batangan rokoknya. “Apa yan
  • pengakuan /
    13 Aug 2009

    Bertemu 3 dblogger

    Kemarin Haker dan Japra jalan-jalan ke Plangi. Tujuannya sih bukan ke Plangi, tapi ke salah satu sudut di kolong Jembatan Semanggi. Haker dan Japra menengok teman-teman Hantu Pahlawan yang mati di situ saat zaman dulu. Biasa, sebelum pulang, Haker ngajak JJS (jalan-jalan santai) dulu. Sepanjang jalan Haker menyanyikan lagunya Deni Malik, “Sore-sore… kita berjalan-jalan sore-sore….” Dua hantu pujaan hati beberapa dblogger girls itu terkejut melihat seorang perempuan duduk di restoran yang paling tak disukai MT karena cara mengusir pelanggannya kurang etis. Japra melepas kacamata barunya, menguapkan dengan uap dari mulutnya. lalu memakainya lagi. “Mana? Nggak kelihatan? Cuma ijo-ijo gitu?” Clingak-clinguk. “Mana kelihatan! Mestinya lu lap dulu tuh
  • kisah kami /
    8 Aug 2009

    Hantu Hopeless

    Namanya hantu Hopeless! Pekerjaannya mengganggu orang-orang kaya dan menolong orang miskin. Lho koq? Begini ceritanya…. Hantu Hopeless tertawa cekikikan, melayang di udara lalu mampir ke Rumah Hantu. Japra dan Joker yang sedang main catur hantu terganggu oleh kehadirannya. “Hoi! Ngapain lu kemari?!” bentak Joker “Puas dah gua…. puas!!!!” teriak Hopeless tak menghiraukan Joker yang terganggu. Sementara itu Japra memindahkan letak bidak catur hantunya tanpa sepengetahuan Joker yang sedang fokus pada Hopeless. “Puas kenapa lu? Habis kencan sama Kunti?” “Bukan, bro! bukan….!” “Wah, jangan-jangan lu kencan sama Hantu Perayu ya?! Jangan macem-macem lu! Nanti dijitak Haker, lu!” Japra ikut bicara agar kecuranganny
  • kisah kami /
    3 Aug 2009

    Pohon Angker Vs Buldozer

    Kalau kemarin Kunti sudah unjuk diri di blog rumah hantu ini. Sekarang giliran gue bro! Gue ini biasa dipanggil Joker! Singkatan dari Ngejogrog di Pohon Angker. Setelah dua hari yang lalu kami mengadakan teleconfrence dengan admin dblogger, akhirnya kami terpecah dalam dua kelompok. Yang pertama adalah kelompok yang pro blogger, yaitu para hantu yang juga kepingin ngeblog di blogdetik. Termasuk gue salah satunya! Yang kedua adalah beberapa hantu konvensional dan orthodok. Mereka tetap mempertahankan kemisteriusan masing-masing. Tak suka publikasi, sebab bisa jadi malah bisa mengurangi job. Lho koq gue malah bikin laporan teleconfrence sih. Maaf deh, maklum bro and sist, gue kan baru kali ini ngeblog, jadi kalo ada salah-salah kate, ya mohon dimaapin aje. Gue cuma mau cerita soal Pohon An

Author

cuma hantu, tak lebih

Recent Post

Recent Comments